Sejarah Singkat
Program Kelas Muadalah di Pesantren Modern An-Nuqthah lahir dari semangat untuk membuka akses seluas-luasnya bagi para santri Indonesia agar dapat melanjutkan studi ke Universitas Al-Azhar Kairo tanpa tes masuk (tanpa imtihan qabul).
Sejak awal pendiriannya, Pesantren An-Nuqthah telah menjadikan pendidikan bahasa Arab dan kajian kitab turats sebagai pilar utama. Melalui kerja keras dan konsistensi dalam penyusunan kurikulum, proses pembelajaran, serta pembinaan karakter santri, program ini akhirnya diakui secara resmi (muʿādalah) oleh Al-Azhar Kairo — salah satu universitas tertua dan paling prestisius di dunia Islam.
Kini, Program Kelas Muadalah An-Nuqthah menjadi salah satu rujukan nasional bagi santri yang bercita-cita menuntut ilmu di Mesir melalui jalur tanpa tes, dengan alumni yang tersebar di berbagai fakultas Al-Azhar.
Visi Program Muadalah
“Menjadi lembaga pendidikan unggulan dalam mencetak generasi ulama dan intelektual Muslim yang berwawasan global, berkarakter pesantren, dan siap bersaing di tingkat internasional.”
Misi Program Muadalah
- Menanamkan penguasaan bahasa Arab yang kuat dan aktif, baik dalam aspek komunikasi maupun keilmuan.
- Mengajarkan kitab-kitab turats klasik dalam berbagai disiplin ilmu Islam seperti fikih, tafsir, hadis, nahwu, balaghah, dan ushuluddin.
- Membentuk kepribadian santri yang matang secara spiritual, intelektual, dan sosial, sesuai dengan nilai-nilai pesantren.
- Menyelaraskan kurikulum dengan standar Al-Azhar Kairo, agar santri siap secara akademik tanpa perlu mengikuti tes masuk.
- Mempersiapkan santri untuk menjadi duta ilmu, dakwah, dan peradaban Islam di kancah nasional dan internasional.
- Membangun atmosfer pembelajaran yang disiplin, ilmiah, dan bernuansa internasional, dengan bimbingan guru-guru berpengalaman.
Penutup
Program Kelas Muadalah di Pesantren Modern An-Nuqthah bukan sekadar program pendidikan formal — ia adalah gerbang menuju cita-cita besar: menjadi bagian dari mata rantai ulama dan pemikir Islam dunia. Dengan kurikulum yang terukur, pembinaan karakter yang kuat, dan dukungan guru-guru profesional, program ini siap mengantar santri dari pesantren ke Kairo, dari kelas turats menuju kelas dunia.



